Cara Riset Produk Terlaris di Shopee, Panduan Seller Pemula (2026)

cara riset produk terlaris di shopee

Banyak seller baru yang terjun ke Shopee dengan modal semangat doang, tanpa sempat mikirin produk apa yang sebenarnya dicari pasar. Akibatnya, stok menumpuk dan toko sepi pengunjung meski sudah rajin posting. Padahal, kalau Anda tahu cara riset produk terlaris di Shopee sejak awal, peluang closing jadi jauh lebih besar karena Anda menjual sesuatu yang memang sedang dicari, bukan sekadar menebak-nebak.

Untungnya, riset produk ini nggak harus ribet atau butuh biaya mahal. Shopee sendiri sudah menyediakan berbagai fitur bawaan yang bisa dimanfaatkan gratis, ditambah beberapa cara manual yang bisa Anda kombinasikan supaya hasil risetnya makin akurat. Yuk, kita bahas satu per satu.

Kenapa Riset Produk Itu Penting Sebelum Jualan?

Sebelum masuk ke caranya, penting untuk paham dulu kenapa langkah ini nggak boleh dilewatkan begitu saja.

  • Menghindari modal yang terbuang sia-sia. Stok produk yang salah baca pasar berisiko menumpuk dan sulit terjual.
  • Memahami tren yang sedang naik. Produk yang lagi tren biasanya lebih mudah mendapat perhatian algoritma pencarian Shopee.
  • Melihat celah dari kompetitor. Riset membantu Anda menemukan kekurangan produk pesaing yang bisa dijadikan nilai jual pembeda.
  • Menentukan harga yang kompetitif. Dengan data yang jelas, Anda bisa menetapkan harga yang masuk akal tanpa asal banting harga.
Artikel Lainnya  Inilah Cara Dapat Followers TikTok Yang Mudah, Bisa Anda Coba!

Cara Riset Produk Terlaris di Shopee Lewat Fitur Bawaan

Shopee sebenarnya sudah menyediakan beberapa fitur yang bisa langsung dimanfaatkan tanpa perlu alat tambahan. Berikut caranya.

1. Manfaatkan Fitur Urutkan Berdasarkan Terlaris

Ini cara paling sederhana dan sering terlewat oleh seller pemula.

  1. Buka aplikasi Shopee atau situs webnya.
  2. Ketik kata kunci produk yang ingin Anda riset di kolom pencarian.
  3. Setelah hasil muncul, ketuk opsi Urutkan di bagian atas.
  4. Pilih filter Terlaris.
  5. Perhatikan produk-produk di posisi teratas, termasuk jumlah terjual, rentang harga, dan variasi yang ditawarkan.

Dari sini Anda bisa langsung melihat gambaran produk mana yang paling diminati di kategori yang Anda incar.

2. Cek Jumlah Terjual dan Rating Produk

Jangan cuma lihat dari posisi teratas saja, perhatikan juga detail berikut pada tiap listing:

  • Jumlah terjual per bulan, biasanya tertera di bawah nama produk.
  • Rating dan jumlah ulasan, semakin banyak ulasan positif biasanya menandakan produk memang benar-benar diminati, bukan sekadar dipajang.
  • Konsistensi penjualan, cek apakah produk tersebut sudah lama terjual stabil atau baru naik daun beberapa minggu terakhir.

3. Telusuri Shopee Live dan Flash Sale

Produk yang sering muncul di sesi Shopee Live atau daftar Flash Sale biasanya memang sedang jadi incaran banyak pembeli. Coba luangkan waktu memantau kategori yang relevan dengan niche Anda, lalu catat produk apa saja yang paling sering ditawarkan di sana.

Cara Mencari Produk Trending di Shopee Lewat Kategori dan Rekomendasi

Selain pencarian manual, Shopee juga punya beberapa bagian yang memang dirancang untuk menampilkan produk yang sedang naik daun.

  • Halaman Kategori Terlaris. Buka menu kategori sesuai niche Anda, lalu lihat bagian rekomendasi produk populer yang biasanya ditampilkan di bagian atas.
  • Fitur Pencarian Trending. Ketuk kolom pencarian tanpa mengetik apa pun, Shopee biasanya menampilkan daftar kata kunci yang sedang ramai dicari pengguna lain.
  • Voucher dan Program Diskon Massal. Produk yang sering diikutkan dalam kampanye diskon besar biasanya memang produk andalan yang terbukti laku di pasar.
Artikel Lainnya  Mudah Sekali! Ternyata Begini Cara Cek Resi Standart Express!

Analisis Kompetitor Sebagai Bagian dari Riset

Riset produk nggak melulu soal apa yang laku, tapi juga soal bagaimana kompetitor menjualnya. Berikut beberapa hal yang perlu Anda amati dari toko pesaing:

  1. Foto dan deskripsi produk. Perhatikan gaya foto dan copywriting yang mereka pakai, lalu pikirkan cara membuat versi yang lebih menarik.
  2. Struktur harga dan promo. Cek apakah mereka sering memberi diskon, bundling, atau gratis ongkir, dan pertimbangkan strategi serupa yang lebih kompetitif.
  3. Ulasan negatif pembeli. Ini justru jadi tambang emas informasi, karena keluhan pembeli bisa jadi celah perbaikan yang bisa Anda tawarkan lewat produk sendiri.
  4. Variasi produk yang ditawarkan. Lihat apakah ada varian ukuran, warna, atau model yang belum banyak disediakan kompetitor.

Validasi Permintaan Pasar Sebelum Stok Banyak

Setelah menemukan kandidat produk, jangan buru-buru stok dalam jumlah besar. Ada baiknya lakukan validasi sederhana terlebih dahulu:

  • Coba jual dalam jumlah kecil dulu (pre-order atau ready stock terbatas) untuk melihat respons pasar sebelum benar-benar restock besar.
  • Manfaatkan Shopee Ads dengan budget kecil untuk menguji seberapa besar minat calon pembeli terhadap listing Anda.
  • Pantau Shopee Seller Centre secara rutin untuk melihat data kunjungan, klik, dan konversi dari listing yang sudah Anda unggah.
  • Tanyakan langsung ke calon pembeli lewat fitur chat atau survei singkat di media sosial toko Anda, kalau memungkinkan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Riset Produk

Beberapa kebiasaan berikut sebaiknya dihindari supaya riset Anda tidak berujung sia-sia:

  • Hanya mengandalkan intuisi pribadi tanpa mengecek data penjualan nyata di platform.
  • Ikut-ikutan tren tanpa mempertimbangkan margin keuntungan, sehingga meski laku, keuntungannya tetap tipis.
  • Mengabaikan biaya operasional, seperti ongkos kirim, kemasan, dan biaya admin platform yang bisa menggerus margin kalau tidak dihitung sejak awal.
  • Tidak memperbarui riset secara berkala, padahal tren di Shopee bisa berubah cukup cepat, apalagi menjelang musim tertentu seperti Ramadan atau harbolnas.
Artikel Lainnya  Panduan Lengkap Kerja Paruh Waktu Shopee: Cara Dapat Cuan Tambahan dari Rumah

Tips Tambahan Biar Riset Lebih Efektif

Supaya proses riset produk Anda makin matang, beberapa kebiasaan berikut bisa membantu:

  • Buat jadwal rutin, misalnya mingguan, untuk memantau perubahan tren di kategori yang Anda geluti.
  • Catat hasil riset dalam spreadsheet sederhana agar mudah dibandingkan dari waktu ke waktu.
  • Ikuti akun atau komunitas seller Shopee untuk mendapat insight dari sesama pelaku usaha.
  • Selalu sesuaikan riset dengan kapasitas modal dan target pasar toko Anda sendiri, jangan asal ikut tren yang tidak relevan dengan niche.

Penutup

Itulah panduan lengkap cara riset produk terlaris di Shopee yang bisa Anda praktikkan, mulai dari memanfaatkan fitur bawaan seperti filter terlaris dan Shopee Live, menganalisis kompetitor, sampai memvalidasi permintaan pasar sebelum stok besar-besaran. Dengan riset yang matang, Anda bisa meminimalkan risiko modal nyangkut dan lebih percaya diri menentukan produk yang benar-benar punya potensi laku.

Ingin tahu lebih banyak strategi jualan online dan tips optimasi toko lainnya? Yuk, kunjungi artikel-artikel menarik lainnya di Iklanyuk.id. Mulai riset produk Anda hari ini dan bangun toko Shopee yang benar-benar menghasilkan!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan Kami